BRUTO, NETTO, DAN TARRA

Pengertian :

1. Brutto :
Berat Kotor atau berat benda beserta tempatnya
2. Netto :
Berat bersih atau berat benda tersebut saja tanpa tempatnya
3. Tarra :
Berat tempatnya

Contoh
Sebuah karung berisi beras dengan berat keseluruham 50 kg, apabila berat karungnya saja 0,25 kg, maka berat berasnya saja adalah = 50 Kg – 0,25 Kg = 49,75 Kg
– Berat beras dan karung adalah 50 Kg disebut Brutto
– Berat beras adalah 49,75 Kg disebut Netto
– Berat karung adalah 0,25 Kg disebut Tarra

Rumus Brutto, Netto dan Tarra :
Brutto = Netto + Tarra
Netto = Brutto – Tarra
Tarra = Brutto – Netto
Persen Tarra :
Tarra = Persen Tarra x Brutto
Persen Tarra =
Brutto
Tarra x 100 %
Soal :
1. Sebuah karung yang berisi kedelai mempunyai berat bersih 52 kg, dan berat karungyna adalahb 0,5 kg. Berapa berat keseluruhannya ?
Jawab :
Netto = 52 Kg
Tarra = 0,5 Kg
Brutto = Netto + Tarra
= 52 Kg + 0,5 Kg
= 52,5 Kg
2. Pada sebuah susu kaleng tertulis Netto 450 gram, apabila susu kaleng tersebut ditimbang
keseluruhannya didapat beratnya adalah 480 gram. Berapakah Tarranya ?
Jawab :
Netto = 450 gram
Brutto = 560 gram
Tarra = Brutto – Netto
= 480 gram – 450 gram
= 30 gram
3. Jika berat kotor suatu karung gula adalah 50 Kg dan Tarranya adalah 0,4 Kg, berapa berat
bersihnya ?
Jawab :
Brutto = 50 Kg
Tarra = 0,4 Kg
Netto = Brutto – Tarra
= 50 Kg – 0,4 Kg
= 49,6 Kg
4. Seorang pedagang beras membeli beras sebanyak 2 ton dengan tarra 10 % dari berat
keseluruhan. Berapa kg tarranya ?
Jawab :
Brutto = 2 ton
= 2000 kg
Perrsen Tarra = 10 %
Tarra = 10 % x 2000Kg
= 200 Kg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s